DEPO SS - Keran dapur merupakan salah satu perlengkapan yang digunakan hampir setiap hari. Mulai dari mencuci bahan makanan, mencuci peralatan masak, hingga mengisi wadah air, semuanya membutuhkan keran yang nyaman dan berfungsi dengan baik.
Namun, keran yang kualitasnya kurang baik bisa mengalami masalah seperti rembes, menetes, sulit diputar, atau bocor pada bagian sambungan. Agar tidak cepat mengalami masalah tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli keran dapur.
1. Pilih Material Keran yang Berkualitas
Material menjadi salah satu faktor penting yang menentukan ketahanan keran.
Keran berbahan stainless steel atau material berkualitas lainnya umumnya lebih tahan terhadap air, kelembapan, dan penggunaan sehari-hari.
Selain itu, perhatikan juga kualitas lapisan permukaan keran agar tidak mudah mengelupas atau mengalami perubahan warna.
2. Perhatikan Kualitas Cartridge atau Katup
Pada keran dengan sistem tuas, cartridge merupakan salah satu komponen penting yang mengatur aliran air.
Cartridge berkualitas dapat membantu membuat tuas lebih mudah digunakan sekaligus mengurangi risiko air terus menetes ketika keran sudah ditutup.
Karena itu, jangan hanya melihat desain keran. Perhatikan juga kualitas komponen di dalamnya.
3. Pastikan Sambungan Keran Rapat
Kebocoran tidak selalu berasal dari badan keran. Bagian sambungan juga dapat menjadi sumber masalah.
Sebelum membeli, pastikan bagian ulir, konektor, dan sambungan terlihat rapi serta memiliki konstruksi yang kokoh.
Pemasangan yang tepat juga sangat penting agar sambungan tidak mudah rembes.
4. Pilih Keran dengan Finishing yang Baik
Keran dapur akan sering terkena air, sabun, minyak, dan berbagai kotoran lainnya.
Finishing berkualitas membantu melindungi permukaan keran agar tetap terlihat baik dan lebih mudah dibersihkan.
Untuk dapur modern, Anda dapat memilih finishing seperti chrome, stainless, atau matte black sesuai konsep interior.
5. Sesuaikan Keran dengan Tekanan Air
Tidak semua keran memiliki karakteristik aliran air yang sama.
Sebelum membeli, perhatikan spesifikasi produk dan sesuaikan dengan tekanan air di rumah. Keran yang sesuai dengan sistem plumbing akan memberikan aliran air yang lebih optimal dan nyaman digunakan.
6. Pilih Desain yang Mudah Dibersihkan
Keran dapur rentan terkena cipratan minyak dan sisa makanan. Oleh karena itu, desain yang terlalu banyak lekukan atau celah dapat membuat kotoran lebih mudah menumpuk.
Keran dengan desain sederhana dan permukaan yang mudah dibersihkan akan lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.
7. Jangan Hanya Terpaku pada Harga
Harga murah belum tentu menjadi pilihan paling hemat jika keran mudah rusak dan harus sering diganti.
Sebaiknya pertimbangkan material, kualitas komponen, desain, garansi, dan reputasi merek sebelum membeli. Keran yang berkualitas mungkin membutuhkan biaya lebih tinggi di awal, tetapi dapat menjadi investasi yang lebih baik untuk penggunaan jangka panjang.
Tips Agar Keran Dapur Tidak Cepat Bocor
Selain memilih produk yang berkualitas, perawatan dan pemasangan juga berpengaruh terhadap umur keran.
Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
• Jangan memutar tuas terlalu keras.
• Pastikan pemasangan dilakukan dengan benar.
• Bersihkan kerak air secara rutin.
• Jangan menggunakan bahan pembersih yang terlalu abrasif.
• Segera periksa jika mulai muncul rembesan.
• Ganti seal atau komponen yang sudah aus.
Pilih Keran Dapur Berkualitas untuk Penggunaan Jangka Panjang
Keran dapur yang baik bukan hanya memiliki desain menarik, tetapi juga harus nyaman digunakan, memiliki konstruksi yang kuat, dan sesuai dengan instalasi air di rumah.
Dengan memperhatikan material, cartridge, sambungan, finishing, tekanan air, hingga kualitas produk, risiko keran cepat bocor dapat diminimalkan.
Jika Anda sedang membangun atau merenovasi dapur, berbagai kebutuhan seperti keran dapur, kitchen sink, kompor tanam, cooker hood, keramik, granit, hingga perlengkapan rumah lainnya dapat ditemukan di Supermarket Bahan Bangunan Terbaik di Jawa Barat.