Sejarah Mudik di Indonesia, Tradisi yang Identik dengan Hari Raya Idul Fitri
DEPOSSBANGUNAN - Tak terasa Ramadhan akan segera berakhir, kegiatan mudik pun sudah mulai dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia.
Mudik merupakan sebuah tradisi tahunan masyarakat Indonesia di setiap hari raya besar, seperti Hari Raya Idul Fitri.
Namun, tahukah kamu bagaimana sejarah awal mula tradisi mudik di Indonesia?
Mudik sudah dimulai sejak era Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Mataram Islam. Dulu, wilayah kekuasaan Majapahit begitu luas hingga ke Sri Lanka dan hingga ke Semenanjung Malaya.
Kala itu Kerajaan Majapahit pun menempatkan para pejabatnya di titik-titik kekuasaan mereka.
Sampai pada suatu ketika, para pejabat tersebut ingin kembali ke pusat kerajaan untuk menghadap raja dan mengunjungi kampung halamannya. Dan pada akhirnya kebiasaan ini lantas dikaitkan dengan lahirnya fenomena mudik.
Namun, ada juga sejarawan yang mengatakan, jika tradisi Mudik di Indonesia, sebenarnya ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia.
Kala itu, banyak masyarakat desa yang berbondong-bondong merantau ke Jakarta, lantaran ingin fokus bekerja dan mengadu nasib pada pembangunan yang ada di ibu kota negara.
Namun, setelah beberapa tahun tinggal di kota, para pendatang itu rindu pada kampung halaman mereka.
Dan Kemudian mereka kembali ke Desa, nah pada saat itulah muncul fenomena pulang ke kampung halaman secara massal dari para pekerja di Jakarta.
Meski sudah menjadi tradisi lama, namun istilah "mudik" baru populer di tahun 1970-an. Dimana saat itu, Jakarta menjadi kota yang berkembang secara pesat.
Saat itu pula, sistem pemerintahan tersentral di Jakarta sebagai Ibu Kota dengan berbagai kemajuan lain dibanding kota lainnya.
Lebih dari 80% urbanis datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan, bagi mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan, biasanya hanya akan dapat libur panjang ketika momen lebaran saja.
Nah, saat momen inilah yang dimanfaatkan oleh mereka untuk pulang ke kampung halaman dan momentum ini kemudian berkembang serta menjadi tradisi.
Mudik, banyak dilakukan oleh para perantau di Jakarta yang mayoritasnya berasal dari Jawa. nah jawa disini yang dimaksud adalah perantau dari Jawa Tengah maupun Jawa Timur.
Sementara, bagi masyarakat Jawa sendiri, mudik diartikan sebagai mulih dhisik atau dalam bahasa indonesianya berarti pulang dulu.
Hingga dalam perkembangannya, mudik juga dilakukan dengan berbagai moda alat transportasi Seperti Darat, Laut dan Udara.
Bahkan mulai di tahun 1980-an orang orang banyak yang mudik menggunakan kendaraan pribadi.
Hingga Sampailah ke era yang sekarang yang bisa dilihat, telah berlangsung sekitar 78 tahun lamanya dalam skala yang besar, yang sebelumnya hanya dalam skala personal.
Nah, itu dia sejarah awal mula tradisi mudik di Indonesia yang identik dengan lebaran atau hari raya Fitri.
Jangan lupa kunjungi https://www.depossbangunan.com/ untuk mendapatkan lebih banyak informasi dan menemukan beragam kebutuhan bahan bangunan.
Follow juga social media Depo SS Bangunan agar Anda tidak ketinggalan info ter-update lainnya:
Facebook:facebook.com/depossbangunan
Instagram:@depossbangunan.***